<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2017063972994641175</id><updated>2012-02-16T17:32:43.135-08:00</updated><title type='text'>FAUZY</title><subtitle type='html'>Wanita Cantik...!
Wanita Cantik melukis kekuatan melalui masalahnya, tersenyum saat tertekan, tertawa disaat hati sedang menangis, memberkahi saat terhina, mempesona karna memaafkan, Wanita Cantik mengasihi tanpa pamrih dan pengharapan.
Ini ku tulis ditujukan untuk semua Wanita Cantik kepunyaan Allah SWT. yang slalu menaati aturan Allah dimanapun  dan kapanpun....(~_^)....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fauzy-xxx.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2017063972994641175/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzy-xxx.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Muhammad Fauzy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11102456963138234003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_khMW684X_Y4/SkXOt7brNEI/AAAAAAAAAA4/U3srRohzSdk/S220/444444444444444444444.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2017063972994641175.post-7249612142033305880</id><published>2011-02-04T15:46:00.000-08:00</published><updated>2011-02-04T15:46:34.185-08:00</updated><title type='text'>Jika Al-Qur'an Bisa Bicara</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_khMW684X_Y4/TUyPjx0iObI/AAAAAAAAAB4/pClU4ZaJtK0/s1600/Al_Quran_al_Kareem_by_chaloa.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_khMW684X_Y4/TUyPjx0iObI/AAAAAAAAAB4/pClU4ZaJtK0/s320/Al_Quran_al_Kareem_by_chaloa.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku&lt;br /&gt;Dengan  wudu’ aku kau sentuh dalam keadaan suci&lt;br /&gt;Aku kau pegang, kau junjung  dan kau pelajari&lt;br /&gt;Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras  setiap hari&lt;br /&gt;Setelah usai engkau pun selalu munciumku mesra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang  engkau telah dewasa …&lt;br /&gt;Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku …&lt;br /&gt;Apakah  aku bacaan usang yang tinggal sejarah …&lt;br /&gt;Menurutmu barangkali aku  bacaan yang tidak pernah menambah pengetahuanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau menurutmu  aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang  aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa di mana  menyimpannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan  rumahmu&lt;br /&gt;Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap  bertaqwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan  syetan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam  kesendirian dalam kesepian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas lemari, di atas laci, aku  engkau pendamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu … pagi-pagi … surah-surah yang ada padaku  engkau baca beberapa halaman&lt;br /&gt;Sore harinya aku kau baca beramai-ramai  bersama temanmu di surau …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang … pagi-pagi sambil minum kopi  … engkau baca Koran pagi atau menonton berita TV&lt;br /&gt;Waktu senggang …  engkau sempatkan membaca buku karangan manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan aku yang  berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa,&lt;br /&gt;Engkau  campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berangkat  kerja pun kadang engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalah)&lt;br /&gt;Di  perjalanan engkau lebih asyik menikamti musik duniawi&lt;br /&gt;Tidak ada kaset  yang berisi ayat Allah yang terdapat padaku di laci mobilmu&lt;br /&gt;Sepanjang  perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu&lt;br /&gt;Aku  tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di  meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja&lt;br /&gt;Di  komputermu pun kau putar musik favoritmu&lt;br /&gt;Jarang sekali engkau putar  ayat-ayatku melatun&lt;br /&gt;E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kadang  engkau abaikan&lt;br /&gt;Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarlah  dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku&lt;br /&gt;Bila malam  tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV&lt;br /&gt;Menonton  pertandingan Liga Italia, musik atau Film dan Sinetron laga&lt;br /&gt;Di depan  komputer berjam-jam engkau betah duduk&lt;br /&gt;Hanya sekadar membaca berita  murahan dan gambar sampah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktupun cepat berlalu … aku semakin  menjadi kusam dalam lemari&lt;br /&gt;Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin  dimakan kutu&lt;br /&gt;Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali&lt;br /&gt;Itupun  hanya beberapa lembar dariku&lt;br /&gt;Dengan suara dan lafadz yang tidak  semerdu dulu&lt;br /&gt;Engkau pun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi  setiap membacaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakan Koran, TV, Radio, komputer, dapat  memberimu pertolongan ? Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai  kiamat tiba Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhan-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya  dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat melaluinya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang  engkau begitu enteng membuang waktumu …&lt;br /&gt;Setiap saat berlalu …  kuranglah jatah umurmu …&lt;br /&gt;Dan akhirnya kubur senantiasa menunggu  kedatanganmu …&lt;br /&gt;Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila  malaikat maut mengetuk pintu rumahmu …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila aku engkau baca  selalu dan engkau hayati …&lt;br /&gt;Di kuburmu nanti …&lt;br /&gt;Aku akan datang  sebagai pemuda gagah nan tampan&lt;br /&gt;Yang akan membantu engkau membela  diri&lt;br /&gt;Bukan Koran yang engkau baca yang akan membantumu&lt;br /&gt;Dari  perjalanan di alam akhirat&lt;br /&gt;Tapi Akulah “Quran” kitab sucimu&lt;br /&gt;Yang  senantiasa setia menemani dan melindungimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peganglah aku lagi …  bacalah kembali aku setiap hari&lt;br /&gt;Karena ayat-ayat yang ada padaku  adalah ayat suci&lt;br /&gt;Yang berasal dari Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang  disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarkanlah  segera aku dari lemari atau lacimu …&lt;br /&gt;Jangan lupa bawa kaset yang ada  ayatku dalam laci mobilmu&lt;br /&gt;Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu&lt;br /&gt;Agar  engkau senantiasa mengingat Tuhanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sentuhlah aku kembali …&lt;br /&gt;Baca  dan pelajari lagi aku …&lt;br /&gt;Setiap datangnya pagi dan sore&lt;br /&gt;Seperti  dulu … dulu sekali …&lt;br /&gt;Waktu engkau masih kecil, lugu dan polos …&lt;br /&gt;Di  surau kecil kampungmu yang damai&lt;br /&gt;Jangan aku engkau biarkan sendiri …&lt;br /&gt;Dalam  bisu dan sepi …&lt;br /&gt;Mahabenar Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.  . . . . . . . . . . . . . .&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2017063972994641175-7249612142033305880?l=fauzy-xxx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzy-xxx.blogspot.com/feeds/7249612142033305880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fauzy-xxx.blogspot.com/2011/02/jika-al-quran-bisa-bicara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2017063972994641175/posts/default/7249612142033305880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2017063972994641175/posts/default/7249612142033305880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzy-xxx.blogspot.com/2011/02/jika-al-quran-bisa-bicara.html' title='Jika Al-Qur&apos;an Bisa Bicara'/><author><name>Muhammad Fauzy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11102456963138234003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_khMW684X_Y4/SkXOt7brNEI/AAAAAAAAAA4/U3srRohzSdk/S220/444444444444444444444.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_khMW684X_Y4/TUyPjx0iObI/AAAAAAAAAB4/pClU4ZaJtK0/s72-c/Al_Quran_al_Kareem_by_chaloa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2017063972994641175.post-6932514071567160918</id><published>2011-02-04T15:23:00.000-08:00</published><updated>2011-02-04T15:57:20.749-08:00</updated><title type='text'>Ibuku Seorang Pembohong.....!</title><content type='html'>Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibuku Seorang Pembohong ? Sukar untuk orang lain percaya, tapi itulah yang terjadi, ibu saya memang seorang pembohong!! Sepanjang ingatan saya sekurang-kurangnya 8 kali ibu membohongi saya. &lt;span class="fullpost"&gt; Saya perlu catatkan segala pembohongan itu untuk dijadikan renungan anda sekalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita bermula ketika tentang seorang anak kecil, ia terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkuknya, ibu berkata: "Makanlah nak, aku tidak lapar"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= = = = = = &amp;gt; KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, semoga ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan anaknya. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu sang anak memakan sup ikan itu, ibu duduk di sampingnya dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang sang anak makan. Sang anak melihat ibunya seperti itu, hati juga tersentuh, lalu ia menggunakan sendoknya dan memberikannya kepada sang ibu. Tetapi sang ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : "Makanlah nak, Ibu tidak suka makan ikan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;= = = = = = &amp;gt; KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA      Sekarang sang anak sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakaknya, sang ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, si anak bangun dari tempat tidurnya, melihat sang ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Si anak berkata :"Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja." Ibu tersenyum dan berkata :"Cepatlah tidur nak, aku tidak capek"  = = = = = = &amp;gt; KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA      Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemani sang anak pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu si anak di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untuk si anak. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibunya yang dibanjiri peluh, si anak segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata :"Minumlah nak, aku tidak haus!"  = = = = = = &amp;gt; KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT      Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga mereka pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahnya pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan mereka yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat para tetangga, ibu berkata : "Saya dapat menghidupi anak-anakku seorang diri"  = = = = = = &amp;gt; KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA      Setelah sang anak dan ke-2 kakaknya semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ke 2 kakak sang anak yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : "Saya punya duit"  = = = = = = &amp;gt; KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM      Setelah lulus dari S1, sang anak pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya sang anak pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, si anak bermaksud membawa ibunya untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku "Aku tidak terbiasa"  = = = = = = &amp;gt; KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH      Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, si anak yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Ia melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap dirinya dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibunya sehingga ibunya terlihat lemah dan kurus kering. Si anak sambil menatap ibunya sambil berlinang air mata. Hatinya perih, sakit sekali melihat ibunya dalam kondisi seperti ini. Tetapi sang ibu dengan tegarnya berkata : "jangan menangis anakku, Aku tidak kesakitan" = = = = = = &amp;gt; KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.      Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibunya yang tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.      Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : " Terima kasih ibu !"      Coba dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan ayah ibu kita? Di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah.      Jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli dengan pacar kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar kita, cemas apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di samping kita.  Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari ortu kita?      Cemas apakah ortu kita sudah makan atau belum? Cemas apakah ortu kita sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi..&amp;nbsp;  &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_khMW684X_Y4/TUyKTjq4S4I/AAAAAAAAAB0/We0kSBHFmvI/s1600/mama_by_kolmanga.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_khMW684X_Y4/TUyKTjq4S4I/AAAAAAAAAB0/We0kSBHFmvI/s1600/mama_by_kolmanga.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2017063972994641175-6932514071567160918?l=fauzy-xxx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzy-xxx.blogspot.com/feeds/6932514071567160918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fauzy-xxx.blogspot.com/2011/02/ibuku-seorang-pembohong.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2017063972994641175/posts/default/6932514071567160918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2017063972994641175/posts/default/6932514071567160918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzy-xxx.blogspot.com/2011/02/ibuku-seorang-pembohong.html' title='Ibuku Seorang Pembohong.....!'/><author><name>Muhammad Fauzy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11102456963138234003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_khMW684X_Y4/SkXOt7brNEI/AAAAAAAAAA4/U3srRohzSdk/S220/444444444444444444444.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_khMW684X_Y4/TUyKTjq4S4I/AAAAAAAAAB0/We0kSBHFmvI/s72-c/mama_by_kolmanga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
